b9XScSiP5uprs4OZDaq3ViZP3v7bKOTFGF0XWHYM

Lebih Baik Mana Bimbel Online atau Offline

Lebih Baik Mana Bimbel Online atau Offline

Pertanyaan seperti itu mungkin pernah keluar di dalam benak setiap orang tua untuk buah hatinya. Saat ini, bimbingan belajar atau yang sering disebut sebagai bimbel memang sudah menjamur di kalangan masyarakat.

Lebih Baik Bimbel Online atau Offline?

Bahkan, dapat dikatakan bahwa setiap daerah sudah mendirikan bimbel untuk para siswa yang membutuhkan, khususnya ketika menjelang Ujian Nasional atau UN.

Pada awalnya, bimbel masih dilakukan secara konvensional yang mana mengharuskan siswa untuk datang langsung ke kelas dan belajar. Namun seiring dengan berjalannya waktu dengan teknologi yang semakin canggih, bimbel yang diajarkan secara online pun mulai bermunculan. Karena hal ini, pertimbangan mengenai lebih baik pilih bimbel online atau offline mulai memberikan dilema tersendiri.

Sebenarnya, bimbel online dan offline ini masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh sebab itu, di dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang hal-hal mengenai bimbel online dan offline yang mungkin perlu kamu ketahui. Yuk disimak bersama-sama.

Perbedaan Bimbel Online dan Offline

  • Lokasi

Bimbel offline atau konvensional mengharuskan setiap siswa untuk hadir di kelas, yang mana pastinya akan membutuhkan biaya untuk transportasi ketika menuju ke tempat belajar. Sedangkan jika pengajar yang justru datang ke tempat siswa, maka ia juga akan mengeluarkan biaya transportasi.

Hal ini berbeda dengan bimbel online yang sepenuhnya dapat dilakukan di rumah masing-masing tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi dan hanya membutuhkan laptop dan akses internet saja.

  • Waktu

Karena hanya membutuhkan akses internet saja, maka bimbel online dapat dilakukan kapanpun dan di manapun sehingga sangat berhemat dalam hal waktu. Sementara itu, untuk bimbel offline waktu belajar sudah ditentukan dan siswa harus hadir di kelas sesuai dengan jam belajar tersebut dengan durasi belajar yang disesuaikan dengan kesepakatan pula.

  • Biaya

Perbedaan bimbel online atau offline selanjutnya juga terletak pada biaya yang harus dikeluarkan. Hingga saat ini, dapat dikatakan bahwa biaya untuk bimbel online jauh lebih murah dibandingkan bimbel offline. Bahkan, ada juga lho yang mematok harga tak sampai Rp100 ribu per bulannya.

Mengapa? Karena bimbel online cenderung tak memerlukan fasilitas apapun untuk mendukung pembelajaran, termasuk dalam hal sewa gedung. Berbeda dengan bimbel offline yang membutuhkan biaya sewa gedung, listrik, dan sebagainya.

Meski begitu, biaya untuk bimbel online itu sendiri juga berbeda-beda dari satu tempat ke tempat lainnya, karena turut bergantung pada kualitas pembelajaran, jenjang pendidikan, lama berlangganan, hingga fitur-fitur yang didapat oleh user.

  • Lingkup Siswa

Karena hanya bermodalkan akses internet dan gadget saja dan tanpa tergantung dengan sistem zonasi, maka lingkup siswa yang dapat dijangkau dengan bimbel online cenderung lebih luas. Siapapun dari berbagai daerah dapat turut mendapatkan kualitas pembelajaran yang sama.

Hal ini berbeda dengan bimbel offline yang hanya melibatkan siswa yang dapat hadir di dalam kelas saja yang bisa menikmati program yang disediakan.

  • Interaksi Sosial

Perbedaan terakhir antara bimbel online dan offline adalah terletak pada interaksi sosial. Siswa yang mengikuti bimbel online relatif mendapatkan interaksi sosial yang lebih sedikit dibandingkan siswa yang mengikuti bimbel offline karena siswa hanya belajar menggunakan gadget saja.

Sementara itu untuk bimbel offline, siswa dapat berinteraksi langsung dengan pengajar serta siswa lainnya secara fisik sehingga kemampuan interaksi sosial anak pun akan turut terasah dan berkembang. Tak hanya itu, kegiatan bimbel offline juga membuat para pengajar menjadi tahu tentang kemampuan akademik dari masing-masing siswa yang hadir, sehingga mereka dapat lebih memperhatikan kelemahan personal yang dialami oleh siswa.

Jadi, Lebih Baik Bimbel Online atau Offline?

Jika kamu bertanya tentang lebih baik bimbel online atau offline, maka jawabannya adalah berdasarkan kebutuhan setiap anak serta sumber daya yang dimiliki oleh orang tua. Secara umum, bimbel online memang memiliki biaya yang jauh lebih hemat dan akses yang jauh lebih mudah.

Akan tetapi, penggunaan gadget yang berlebih pada anak disisi lain juga dapat menimbulkan kurangnya interaksi sosial yang didapat, baik itu dengan siswa lainnya ataupun dengan pengajar. Sementara itu, kemampuan memahami yang dimiliki oleh anaknya cenderung berbeda-beda. Ada yang dapat langsung memahami materi seketika itu pula, namun ada pula anak yang baru bisa memahami materi ketika ia dapat bertanya langsung oleh gurunya.

Jelas hal ini akan menimbulkan kendala tersendiri, terutama bagi anak yang memang membutuhkan interaksi langsung oleh sang pengajar. Sementara itu, di sisi lain bimbel offline memiliki harga yang jauh lebih mahal serta akan jauh lebih boros waktu karena siswa harus mengeluarkan uang untuk transportasi dan meluangkan waktu khusus untuk hadir di kelas.

Tetapi, dengan biaya yang tidak murah itulah pengajar dapat lebih fokus memahami kelemahan dari masing-masing siswa dan para siswa pun dapat dengan bebas bertanya kepada sang pengajar apabila mereka memiliki materi yang kurang dimengerti. Selain itu, bimbel offline secara tak langsung juga dapat melatih anak dalam hal kedisiplinan karena waktu dan tempat belajar yang telah ditentukan.

Jadi, bimbel online atau offline masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahannya tersendiri dan sepenuhnya juga didasari oleh kebutuhan dari setiap siswa serta biaya yang dimiliki oleh orang tua.

Walaupun anak sudah mendapatkan pembelajaran yang baik selama berada di sekolah, namun kehadiran dari bimbel masih relatif dibutuhkan, terutama untuk dapat meningkatkan kemampuan akademik anak. Selain itu, bimbel juga seringkali menjadi pilihan bagi siswa-siswa yang ingin mencapai sebuah tujuan tertentu, seperti persiapan untuk mengikuti Ujian Nasional hingga persiapan untuk mengikuti tes masuk ke Perguruan Tinggi.

berbagaisumber

Related Posts
Anton Widodo
Pengangguran Tanpa Kerja Yang Terus Ingin Belajar

Related Posts

Posting Komentar