Bagaimana Berkarir di Bidang IT

Bagaimana Berkarir di Bidang IT

Dalam beberapa tahun terakhir, industri Teknologi mengalami perkembangan yang sangat pesat terutama pada era pandemi Covid-19. Hal ini bisa terjadi karena teknologi yang dapat membantu pekerjaan manusia baik dari segi bisnis, pendidikan, hiburan, dan lain-lain. Melihat perkembangannya yang cukup pesat, tentu saja peluang kerja di bidang IT cukup besar juga. Berdasarkan data yang dirilis oleh LinkedIn, beberapa pekerjaan pada bidang IT menduduki posisi 10 besar sebagai pekerjaan dengan permintaan terbanyak secara keseluruhan dan pekerjaan dengan permintaan yang tumbuh paling cepat pada bulan November 2020.

Peluang Karir

1. Web Developer

Web developer adalah seseorang yang mendesain, membuat, atau memodifikasi website. Bertanggung jawab memastikan website selalu user- friendly, stabil, dan fungsional sesuai kebutuhan pengguna. Contoh profesinya, antara lain:

  • web developer
  • UI/UX designer
  • front-end developer
  • back-end developer
  • web administrator
  • webmaster.

2. Cloud Computing

Bertugas merancang, membuat, dan memelihara sistem atau infrastruktur cloud. Contoh profesinya, antara lain:

  • cloud architect
  • cloud software and network engineer
  • cloud service developer
  • cloud system administrator
  • cloud system engineer
  • cloud product
  • project manager

3. Computer Network Specialist

Bertanggung jawab merancang, membuat, dan memeliharai sistem dan jaringan komputer, seperti LAN, MAN, WAN, WLAN, VPN dan lain-lain. Contoh profesinya, antara lain:

  • computer network architect
  • computer system analyst
  • network administrator
  • network architect
  • network engineer.

4. Computer Support Specialist

Bertugas menguji dan mengevaluasi jaringan untuk memastikan jaringan tersebut beroperasi tiap harinya, serta membantu mengatasi masalah pelanggan terkait jaringan. Contoh profesinya, antara lain:

  • customer support specialist
  • help desk technician/specialist
  • IT support specialist
  • IT systems administrator
  • technical support engineer/specialist.

5. Database Administrator

Bertugas untuk menyimpan dan mengorganisir data perusahaan sekaligus data pelanggan agar tidak disalahgunakan. Contoh profesinya, antara lain:

  • database administrator
  • data center support specialist
  • data quality manager.

6. Data Engineer, Data Scientist, dan Data Analyst

Ketiganya bertugas untuk mengolah data, namun memiliki fokus tugas masing-masing:

Data Engineer Data Scientist Data Analyst

Mengumpulkan dan menyiapkan data yang benar dan aktual (terbaru), sebelum diberikan ke data scientist.

Mengolah data dari data engineer dengan metode yang tepat untuk memecahkan masalah yang ada.

Menganalisis hasil pengolahan data yang dilakukan data scientist, lalu menyusun strategi bisnis berdasarkan temuannya tersebut.

7. Information Technology Analyst

Bertanggung jawab mengumpulkan data dan informasi dari end user terkait performa sistem/jaringan/layanan, lalu menganalisisnya untuk selanjutnya dilakukan perbaikan optimasi. Contoh profesinya, antara lain:

  • application support analyst
  • senior system analyst
  • systems analyst
  • systems designer.

8. Information Security Specialist

Bertanggung jawab mengamankan website agar tidak dihack atau terjadi pencurian data. Caranya dengan melakukan pengujian keamanan secara berkala. Contoh profesinya, antara lain:

  • information security
  • security specialist
  • senior security specialist.

9. Mobile Developer

Bertugas untuk merancang, menjalankan, dan menguji sistem operasi, software, dan aplikasi yang user-friendly untuk smartphone dan tablet. Contoh profesinya, antara lain:

  • mobile app developer
  • Android developer
  • iOS developer

10. Software/Application Developer

Bertugas untuk merancang, menjalankan, dan menguji software dan aplikasi pada komputer. Contoh profesinya, antara lain:

  • application developer/engineer
  • software developer/engineer
  • Java developer
  • NET developer
  • system architect


Carrer Path

1. Entry Level/Junior

Pekerjaan yang biasanya dirancang atau ditunjuk untuk lulusan baru dari suatu disiplin ilmu tertentu dan biasanya tidak memerlukan pengalaman sebelumnya di bidang atau profesi.

2. Senior

Bertanggung jawab untuk mengidentifikasi, mengembangkan dan melaksanakan proyek dan inisiatif untuk memenuhi kebutuhan teknologi pelanggan. Tanggung jawab tambahan meliputi: Mengelola dan mengembangkan kemitraan dan hubungan dengan pelanggan internal utama dan dengan lapangan.

3. Manager

Tugas utama IT manager adalah untuk mengawasi semua staf yang ada di departemen information technology (IT).

4. Chief Technology Officer (CTO)

Chief technology officer adalah salah satu posisi di perusahaan yang memiliki kewenangan dalam membuat keputusan terkait seluruh infrastruktur teknologi.

5. Consultant

Konsultan IT adalah mereka yang memiliki keahlian baik dalam berkomunikasi, memiliki keterampilan organisasi, dan yang terpenting memiliki pemahaman yang baik tentang sistem IT. Konsultan IT bekerja bersama klien untuk memberikan saran dan masukan alam menggunakan teknologi dengan harapan memenuhi tujuan bisnis perusahaan ataupun mengatasi masalah klien. Sebagai konsultan IT, kamu bertugas meningkatkan struktur dan efisiensi sistem IT di berbagai perusahaan maupun organisasi.

Skill yang Harus Dimiliki

1. Hard Skill

Hard skill adalah keahlian utama yang dikuasai meliputi ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Beberapa pekerjaan IT membutuhkan skill yang spesifik dan menjadi syarat saat membuka lowongan pekerjaan. Berikut beberapa hard skill yang mungkin bisa kamu kuasai:

Web Developer: HTML, CSS, Java, JavaScript, C++, basic testing, analytical skills

Data Engineer/Data Scientist/Data Analyst: Programming, statistika, machine learning, data visualization, data wrangling

Software Developer: Containers, cloud platform, data structure, database SQL

2. Soft Skill

Soft skill adalah kemampuan seseorang yang berhubungan dengan sikap, karakteristik dan kemampuan berhubungan/berkomunikasi dengan orang lain. Berikut beberapa soft skill yang harus kamu miliki, antara lain:

a. Problem Solving

Keterampilan memecahkan masalah membantu Anda memecahkan masalah dengan cepat dan efektif. Ini adalah salah satu keterampilan utama yang dicari pemberi kerja pada pelamar kerja, karena karyawan dengan keterampilan ini cenderung mandiri. Keterampilan memecahkan masalah membutuhkan identifikasi masalah yang mendasarinya dengan cepat dan menerapkan solusi. Anda dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah Anda dengan membiasakan diri dengan masalah umum di industri Anda dan belajar dari karyawan yang lebih berpengalaman.

b. Komunikasi dan Kolaborasi

Banyak orang beranggapan bahwa bekerja di bidang IT itu dilakukan sendiri saja, akan tetapi hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Tidak selamanya Anda harus bekerja sendiri. Ketika Anda bergabung ke sebuah perusahaan, Anda harus bekerja sama dengan tim sedivisi Anda maupun di luar divisi seperti manajemen dan user atau customer. Oleh sebab itu, kemampuan komunikasi yang efektif sekaligus kemampuan bekerja sama akan sangat membantu Anda melakukan aktivitas kerja.

c. Kreatif dan Berpikir Kritis

Berpikir kreatif adalah kemampuan untuk mempertimbangkan sesuatu dengan cara baru atau di luar dari biasanya. Pengusaha di semua industri menginginkan karyawan yang dapat berpikir kreatif dan membawa perspektif baru ke tempat kerjanya.

Berpikir Kritis adalah proses berpikir aktif dan terampil membuat konsep, menerapkan, menganalisis, mensintesis, dan/atau mengevaluasi informasi berdasarkan data yang dikumpulkan. Apa hubungan berpikir kreatif dan berpikir kritis? Berpikir kreatif akan memunculkan sesuatu ide atau inovasi baru. Untuk mengeksekusi atau mewujudkan ide atau inovasi tersebut, diperlukan pemikiran yang kritis dimana akan menghasilkan solusi atau cara-cara baru yang tepat atau belum pernah dilakukan.

d. Empati

Dalam menciptakan sebuah inovasi teknologi, Anda bukan hanya sekedar membuatnya berdasarkan apa yang Anda inginkan. Anda perlu mendengarkan dan memahami apa yang user rasakan agar apa yang kamu buat menjadi semakin bermanfaat dan tepat guna.

e. Time Management

Pekerjaan akan berjalan dengan efisien dan tepat waktu jika Anda dapat mengatur waktu Anda dengan baik. Seorang karyawan harus dapat fokus pada pekerjaannya dan memprioritaskan pekerjaan yang menurut Anda paling penting. Jangan membebankan semua tugas kepada Anda dan beranilah berkata tidak. Jika Anda kesulitan dalam mengatur waktu, Anda dapat membuat to-do list dan mengatur waktunya sesuai dengan kemampuan Anda. Dengan time management yang baik, maka pekerjaan yang Anda lakukan menjadi efisien dan tidak mengecewakan atasan Anda.

Untuk lebih detailnya mengenai soft skill dapat kamu baca di artikel "[Bukan Hanya Coding, Programmer Juga Harus Punya Soft Skill](https://kotakode.com/blogs/3350/Bukan-Hanya-Coding%2C-Programmer-Juga-Harus-Punya-Soft-Skill\)"

Starter Pack Memulai Karir di Bidang IT

1. Cari tahu terlebih dahulu apa yang Anda Sukai

Anda bisa mencari-cari pekerjaan apa yang menurut Anda cocok dengan diri Anda. Akan lebih bagus jika Anda dapat menghubungkan hobi atau minat Anda dengan pekerjaan Anda seperti, jika Anda senang dengan statistika dan programming, Anda bisa mencoba menjadi Data Science.

2. Lakukan riset

Anda dapat melakukan riset terhadap pekerjaan melalui situs pencarian kerja, media sosial, dan lain-lain dan mencari tahu job description dan skill yang dibutuhkan pekerjaan tersebut. Sesuaikan kualifikasi tersebut dengan skill yang kamu miiki.

3. Ambil Kursus dan Sertifikasi

Dengan memilki sertifikasi, Anda memiliki nilai tambah dan skill kamu sudah diakui melalui sertifikasi tersebut. Terutama bagi Anda yang tidak memilki background pendidikan formal di bidang teknologi karena tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini di Indonesia, gelar masih menjadi aspek yang cukup dipandang ketika melamar. Namun, di beberapa perusahaan seperti Google, Apple, dan perusahaan lainnya lebih mementingkan sertifikasi dibanding background pendidikan kuliah.

4. Siapkan CV dan Portofolio

Isilah CV kamu dengan semua skill yang kamu punya. Cantumkan sertifikasi yang kamu punya jika ada dan siapkan portofolio yang berisi project atau pekerjaan yang pernah dilakukan sebelumnya. Jika kamu tidak memiliki proyek yang ingin dilampirkan, kamu bisa mencarinya di internet atau magang di beberapa perusahaan.

5. Mulailah Mencari Lowongan Pekerjaan

Jika Anda merasa sudah siap, mulailah mencari lowongang pekerjaan baik itu secara online maupun offline. Kamu bisa mencarinya di media sosial atau situs lowongan kerja seperti Job Street, loker.id, Karir.com, dan lain-lain. Sesuaikan pekerjaan dengan skill yang kamu miliki serta perhatikan job description, lokasi kantor, serta salary yang ditawarkan.

Itulah beberapa tips untuk memulai berkarir di bidang IT. Dengan persiapan yang matang dan skill yang mendukung, kamu pasti dapat berkarir di bidang IT dan jenjang karir yang bagus. 

kotakode

SouletZ
SouletZ Hidup Jangan Terlalu Serius Nanti Lupa Bahagia Jalani Nikmati dan Syukuri Percaya Saja Suatu Saat Kebahagiaan datang menghampiri | No Day Without Smile

Posting Komentar untuk "Bagaimana Berkarir di Bidang IT"