Memahami apa yang anak suka, bukan apa yang orangtua inginkan

Memahami apa yang anak suka, bukan apa yang orangtua inginkan


Anak adalah anugerah yang Tuhan berikan kepada setiap orang tua, kebahagian menjadi sempurna berkat hadirnya sang buah cinta mereka menjadi pengobat duka lara bahkan rasa lelah cape seharian bekerja akan hilang seketika saat melihat sang buah cinta.

Masa kecil buah hati adalah masa-masa yang tidak boleh dilewatkan oleh orang tua, berikan kasih sayang, perhatian, cinta untuk sang buah hati. Karena masa kecil mereka tidak akan pernah kembali lagi, jangan sampai menyesal ketika anak sudah beranjak dewasa sebagai orang tua tidak menemaninya.

Limpahkanlah kasih sayang kepada mereka selagi kita bisa, jangan pernah mengabaikannya karena kasih sayang dari orang tua mempengaruhi tumbuh kembang sang buah hati.


Jangan pernah menyalahkan anak ketika anak menjadi nakal atau sering berkata kasar, tapi koreksi lah diri kita, karena anak adalah duplikat dari orang tuanya.


1. Pahamilah emosi anak ketika bersedih

Biarkan ia menangis untuk meluapkan emosinya, setelah ia mulai tenang rangkul lah ia dan berikan pelukan hangat untuk menenangkannya. Bukan malah memarahinya, karena ketika anak di marahi ketika menangis ia bukannya tenang malah semakin menjadi rewel. Karena ia hanya butuh dekapan dan kasih sayang.


2. Jangan pernah membandingkan anak

Ketika anak di banding-bandingkan dengan orang lain, si anak akan merasa terkucil kan serasa kemampuannya tidak di hargai oleh kita orang tuanya. Karena rasanya di banding-bandingkan itu gak enak gansist. Sakitnya tuh di sini.

Cobalah lihat keunikan yang ia miliki dan kita sebagai orang tua harus bisa mengembangkan dan menyalurkan nya. Karena setiap anak punya keunikan dan kemampuan yang berbeda-beda.

Jadi kalau kalian membandingkannya dengan orang lain akan membuat hatinya menciut.


3. Berusahalah memahami hobi nya

Berusahalah menuruti hobi yang ia sukai dari pada menekan anak untuk yang tidak ia sukai, karena dengan kita mengasah kemampuannya dengan hobi yang ia sukai maka anak akan cepat tanggap. Karena hal menyenangkan menurutku kita tidak selalu menyenangkan untuk anak.


4. Momen kebersamaan

Menyempatkan waktu untuk kebersamaan bersama anak itu penting loh! Momen-momen yang menyenangkan bersama anak tidak akan pernah terulang kembali, jadi jangan sia-siakan semua itu. Karena kalau anak sudah beranjak dewasa ia tidak akan bermanja-manja seperti waktu dulu kecil.


5. Jangan tekan mereka dengan keinginan kita

Dukunglah anak dengan segala kemampuan yang ia bisa, jangan pernah memaksakan kehendak yang kita mau, karena semakin anak tertekan maka anak akan susah terkendali.

Berusahalah menerima semua yang ia mampu dan bisa, kembangkan lah kemauannya lewat hobi dan cita-cita yang ia inginkan.

Kita sebagai orang tua harus berusaha memahami sang buah cinta, jangan pernah menekan mereka, memarahi dengan berlebih, memarahi boleh tapi jangan tersulut emosi. Ketika anak salah tegurlah ia dengan cara yang halus, pahamilah emosi dan tingkah lakunya. Karena dengan begitu anak akan menurut kepada kita.

Apa yang di ajarkan orang tua kepada anaknya akan terekam dalam memori otak anak, yang baik ataupun yang buruk akan melekat di otak. Karena otak anak ibarat kertas putih jika kita menuliskan yang baik makan akan baik pula untuk anak begitupun sebaliknya



ukhtyfit81/kaskus

SouletZ
SouletZ Hidup Jangan Terlalu Serius Nanti Lupa Bahagia Jalani Nikmati dan Syukuri Percaya Saja Suatu Saat Kebahagiaan datang menghampiri | No Day Without Smile

Posting Komentar untuk "Memahami apa yang anak suka, bukan apa yang orangtua inginkan"