b9XScSiP5uprs4OZDaq3ViZP3v7bKOTFGF0XWHYM

Makanan Berlemak Bikin Sperma Anda Menyusut ??




Lemak jenuh yang sering ditemukan dalam keju dan daging tak hanya membuat gemuk. Pada pria, efeknya bisa lebih besar karena bisa membuat jumlah sperma berkurang.

Para peneliti menemukan, pria muda Denmark yang mengonsumsi makanan lemak jenuh, sebanyak 38 persen konsentrasi spermanya rendah dan 41 persen lebih rendah dalam jumlah sperma di dalam air maninya dibandingkan pria yang makan makanan dengan lemak sedikit.

"Kita tidak bisa mengatakan kalau ini memiliki efek kausal, tapi saya pikir penelitian lain telah menunjukkan kalau asupan lemak jenuh menunjukkan hubungan antara masalah lain dan sekarang berhubungan dengan jumlah sperma," kata Tina Jensen, pemimpin penulis penelitian dari Rigshospitalet di Kopenhagen seperti dikutip Globenews24, Senin (7/1/2013).

Penelitian baru ini bukan yang pertama kalinya menghubungkan diet dan faktor gaya hidup lainnya dengan produksi sperma dan kualitasnya. Pada 2011, peneliti Brasil menemukan, makan biji-bijian seperti gandum, oat, dan barley berkaitan dengan peningkatan konsentrasi sperma dan motilitas, dan buah juga berhubungan dengan kelincahan sperma.

Tapi pada penelitian terbaru ini, Jensen dan rekan-rekannya memeriksa 701 pria muda di Denmark usia sekitar 20 tahunan dan mendapat pemeriksaan untuk militer antara 2008-2010.

Para responden itu ditanyakan makanan yang dikonsumsi selama tiga bulan sebelumnya dan memintanya sampel air mani. Kemudian peneliti membagi responden menjadi empat kelompok, tergantung pada seberapa banyak asupan energi pria yang berasal dari lemak jenuh dan dibandingkan dengan berapa banyak sperma laki-laki diproduksi dalam setiap kelompok.

Para pria yang menerima energi dari lemak jenuh, kurang dari 11,2 persen memiliki rata-rata konsentrasi sperma 50 juta per mililiter air mani dan total jumlah sperma sekitar 163 juta.

Ini dibandingkan dengan 45 juta sperma per mililiter air mani dan jumlah 128 juta pria yang menerima energi dari lemak jenuh lebih dari 15 persen. Demikian laporan penelitian yang diterbitkan di The American Journal of Clinical Nutrition.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan, lebih dari 15 juta sperma per mililiter dalam semen adalah normal. Dan pada penelitian, 13 persen pria dalam kelompok rendah lemak, dan 18 pria dalam grup tinggi lemak ada di bawah tingkat tersebut.

Meskipun studi ini tak menentukan apakah faktor gaya hidup lainnya berhubungan, Jensen mengatakan, temuan timnya itu bisa menjelaskan turunnya jumlah sperma di dunia.

Tahun lalu, para peneliti Prancis melaporkan bahwa jumlah sperma dalam satu mililiter air mani pada pria berusia 35-tahun jatuh dari sekitar 74 juta pada tahun 1989 menjadi sekitar 50 juta pada tahun 2005.

"Saya pikir obesitas adalah penyebab lain, tapi (lemak jenuh) juga bisa menjadi kemungkinan lainnya," katanya.

Jensen mengatakan, langkah berikutnya adalah menemukan mekanisme yang lemak jenuh dapat mempengaruhi jumlah sperma, dan kemudian untuk melihat apakah jumlah sperma membaik ketika pria mengurangi lemak jenuh dalam makanan mereka.

Sampai saat itu, Jensen mengatakan, pihaknya masih terlalu dini mengatakan kalau pria dengan sperma rendah agar mengurangi lemak jenuh, tapi menambahkannya malah bisa berhubungan dengan masalah lain, seperti kanker dan jantung.



health.liputan6.com/read/481933/makanan-berlemak-bikin-jumlah-sperma-menyusut
Related Posts
SouletZ
Hidup Jangan Terlalu Serius Nanti Lupa Bahagia Jalani Nikmati dan Syukuri Percaya Saja Suatu Saat Kebahagiaan datang menghampiri | No Day Without Smile

Related Posts

Posting Komentar