Anonymous Akan Shutdown Facebook Pada 28 Januari

13273817112027911555

Setelah menyerukan “Perang Dunia Web”  dan diwarnai dengan  serangan pada beberapa situs seperti FBI, derpartemen kehakiman AS, Time dan Universal Music sebagai reaksi atas penutupan megaupload serta SOPA/PIPA. Kembali lagi Anonymous menunjukan niat dan ancamannya lewat sebuah video yang diupload ke youtube pada senin kemarin, dengan judul “Anonymous Message On How YOU Can Be A Part Of #OpGlobalBlackout FACEBOOK ATTACK 12 AM”.
Entah apa alasan sebenarnya sehingga Anonymous berencana menyerang  Facebook, bukan pada situs-situs pemerintah AS atau  situs lain yang ikut mendukung disahkannya SOPA/PIPIA.  Apalagi  sebelumnya Facebook juga telah mengambil sikap menentang RUU tersebut.  Mungkin karena Facebook tidak melakukan “blacking out” seperti yang di lakukan Wikipedia pada tanggal 18 lalu ? Bisa saja.
Pada bagian awal video,  Anonymous menyampaikan pesannya, “Sebuah perang online telah dimulai antara Anonymous, rakyat dan pemerintah Amerika Serikat,” pada bagian lain Anonymous juga mengatakan “Sementara Sopa dan PIPA dapat ditunda dari Kongres, ini tidak menjamin bahwa hak-hak internet kita akan ditegakkan. “
Berbeda dengan cara mereka sebelumnya yang dilakukan secara “diam” dan tersembunyi  untuk menghimpun partisipasi pengguna internet melalui beberapa short link yang disebarkan melalui twitter dan situs lainya, rupanya kali ini mereka terang-terangan mengajak partispasi pengguna internet.
Seperti yang diberitakan mashabe.com hari ini, bahwa isi video YouTube tersebut adalah untuk mengajak rakyat Amerika untuk berpartisipasi dalam aksi mereka dengan men-download Low Orbit Ion Cannon (LOIC), yaitu sebuah tools yang telah berhasil digunakan untuk menyerang Departemen Kehakiman AS.  Loic menyebabkan situs crash karena terdapat ribuan paket informasi yang dikirim ke server mereka.
Video tersebut juga memberikan petunjuk untuk men-download dan menjalankan program.  Mereka juga telah menentukan waktu penyerangan yang akan dilakukan secara bersamaan yaitu pada jam  12 siang (tidak disebutkan perbadaan zone waktunya)  tanggal 28 Januari 2012.
Serangan seperti ini biasanya digunakan oleh Anonymous untuk melumpuhkan akses sebuah situs, namun secara spesifik belum ditemui adanya kerusakan pada data dan informasi di dalamnya. Situs menjadi “berat” dan sulit untuk dibuka oleh pengguna internet.
Saya sendiri tidak tahu apakah, rakyat Amerika Serikat akan berpartisipasi dalam aksi mereka. Karena serangan menggunakan DDoSing merupakan tindak pidanan yang bisa menjebloskan pelaku selama 10 tahun penjara.
Apakah bentuk serangan ini dapat merusak data kita pada Facebook ? Kelihatannya tidak. Akan tetapi mungkin saja akses menjadi lambat. Dengan pengguna 800 juta di seluruh dunia, Facebook telah memperhitungkan serangan paket data yang dikirimkan ke server mereka. Apalagi aktivitas server sudah terbiasa menerima 250 juta foto yang di-upload per hari dan aktivitas lainnya yang membebani server.
Namun apabila Anonymous berhasil menghimpun para “hacker” sekelas Glenn Mangham, 26 tahun. Mungkin akan sedikit berpengaruh. Glenn pada  14 Januari lalu mengaku membobol server Facebook. Dia sendiri harus berhadapan dengan pengadilan karena telah berulang kali melakukan hal yang sama untuk beberapa situs jejaring sosial tahun ini. Glenn mengaku atas empat tuduhan “hacking“,  dan mengatakan bahwa tujuan dari perbuatanya untuk mengidentifikasi titik-titik lemah dalam keamanan Facebook.
Terlepas dari apa yang akan dilakukan oleh Anonymous, bersama para volunteer lain, termasuk jika ada sekelas Glenn. Perusahaan besar sekelas Facebook tentu telah memiliki system peringatan penyerangan dan system backup yang super canggih dan dapat me-restore data dalam waktu singkat apabila terdapat gangguan. Dengan demikian, ancaman seperti ini tidak perlu dikhwatirkan oleh pengguna Facebook.
SouletZ
SouletZ Hidup Jangan Terlalu Serius Nanti Lupa Bahagia Jalani Nikmati dan Syukuri Percaya Saja Suatu Saat Kebahagiaan datang menghampiri | No Day Without Smile

Posting Komentar untuk "Anonymous Akan Shutdown Facebook Pada 28 Januari"